Campak pada anak dan penanganannya

untuk keluarga muda mungkin agak sedikit kaget dengan penyakit campak ini takterkecuali bagi keluarga atau pasangan yang sudah lama juga terkadang lupa apa yang harus dilakukan ketika anak terserang penyakit campak, contohnya seperti saya sudah anak tiga campak-pada-anaktapi masih aja kaget. tulisan ini hanya sekedar berbagi ya..karna kodarulloh beberapa minggu yang lalu anak saya juga terkena penyakit campak. gejalanya panas/demam, mata merah,mata sensitif terhadap cahaya, hidung beringus dan tersumbat, bercak putih keabu-abuan pada mulut dan biasanya gak suka makan. awalnya saya dan istri tidak paham anak yang ketiga ini terkena gelaja campak, dikira panas biasa,karena sudah empat hari panasnya tidak turun-turun akhirnya kita bawa kebidan dan dikasih paracetamol, namun karena tidak kunjung turun panasnya akhirnya kami bawa kedokter ketika sudah ada bintik-bintik merah di wajahnya. dan dokter menyarankan untuk dirawat inap karena dikhawatirkan akan menjalar ke paru-paru ngeri ya..ternyata tidak hanya itu penyakit campak juga bisa mengakibatkan komplikasi berupa radang pada telinga, bronkitis,dan infeksi otak, oh ya anak saya baru berusia 11 bulan, dan yang beresiko terkena komplikasi adalah bayi yang berusia dibawah satu tahun, anak dengan kondisi kesehatan yang buruk, kekebalan tubuh yang lemah dan mempunyai penyakit kronis.

adapun saran dokter untuk mempercepat proses pemulihan bisa dilakukan hal berikut yaitu minum banyak air untuk mencegah dehidrasi, banyak istirahat hindari sinar matahari selama mata masih sensitif terhadap cahaya.semoga dengan tulisan singkat ini anda bisa belajar ya cara menangani jika anak anda terserang penyakit campak. wawlohua’lam

Add a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *